Prospek E-Commerce di Indonesia Dan Dunia




Prospek E-Commerce di Indonesia Dan Dunia

E-commerce berkembang begitu cepat di seluruh dunia. Dengan masuknya era web 2.0 segala sesuatunya dipermudah. Manusia yang penuh dengan kesibukan, membutuhkan segala cara yang dapat mempermudah hidup mereka. Salah satunya berhubungan kegiatan berbelanja. Fenomena belanja daring bukanlah hal yang baru, namun saat ini semakin berkembang pesat. Dibantu teknologi web 2.0 yang bersifat interaktif, memungkinkan seseorang untuk berbelanja hanya melalui rumah, kantor atau dimanapun mereka berada, dan dalam waktu singkat barang yang mereka inginkan akan sampai di tempat tujuan.

Perkembangan e-commerce diIndonesia sendiri telah ada sejak tahun 1996, dengan berdirinya Dyviacom Intrabum atau D-net sebagai perintis transaksi online. Wahana transaksi berupa mall online yang disebut D-Mall ini telah menampung sekitar 33 toko online/merchant. Produk yang dijual bermacam-macam, mulai dari makanan, aksesori, pakaian,produkperkantoransampai  furniture. Penggunaan E-commerce di dunia dan Indonesia kedepannya sangat menjanjikan . fenomena menjamurnya toko online (E-shop) merupakan salah satu indicator bahwa  e-commerce menjadi media yang berpengaruh penting dalam kegiatan bisnis.  Berdasarkan Riset center e-Commerce di Texas University menganalisa 2000 perusahaan yang online di internet, sektor yang tumbuh paling cepat adalah e-Commerce, naik sampai 72% dari $99,8 Milyar menjadi $171,5 Milyar. Di tahun 2006 pendapatan di Internet telah mencapai angka triliunan dollar, benar-benar angka yang menakjubkan. Adanya peningkatan transaksi online merupakan indicator kedua yang menunjukan bahwa ecommerce menjadi prospek yang baik di masa yang akan datang.

Prospek E-commerce di Indonesia dan Dunia Electronic commerce (E-COMMERCE) merupakan sebuah produk teknologi yang sekarang banyak digunakan oleh pelaku bisnis baik di Indonesia maupun di dunia dalam menjalankan aktifitas bisnisnya. E-commerce sendiri meliputi kegiatan berdagang dan berbelanja melalui media internet. Dengan adanya media internet, para pelaku bisnis dapat menjadi lebih mudah memasarkan produknya begitu juga dengan para konsumen yang dapat dengan mudah menemukan dan membeli produk yang diinginkannya.

Apalagi saat ini, kenyamanan dan keamanan berbelanja daring semakin meningkat. Para pengguna tidak perlu takut lagi tertipu dalam berbelanja di internet. Semakin hari, para pengguna semakin pintar dalam menelaah dan mempelajari situs penipuan dan sistem pembayaran yang tidak aman. Sistem pembayaran terpecaya seperti paypal yang digunakan banyak e-commerce salahv satunya adalah ebay sudah menjadi sistem terpercaya saat ini. Pengguna juga tidak perlu lagi menggunakan credit card, tetapi juga dapat menggunakan pilihan transfer via ATM. Bagi para pengguna yang masih belum terlalu percaya dan yakin dengan memasukkan informasi yang berhubungan dengan no rekening atau no credit card, dapat memilih sistem Cash on Delivery (COD) sebagai sistem pembayaran. Sistem COD adalah dimana para pengguna akan membayar tunai setelah menerima barang yang diantarkan langsung oleh kurir. Biasanya COD dapat dilakukan oleh mereka yang berada di daerah tempat penjual atau pusat e-commerce.  Ketika ada kerusakan terjadi atau produk yang tidak sesuai, para pengguna dapat melakukan retur. Teknik COD ini juga sudah banyak diterapkan oleh berbagai e-commerce, seperti Kaskus atau Lazada.

Baru-baru ini terbentuk asosiasi e-commerce di Indonesia. Mereka adalah Berniaga.com, Bhinneka.com, Blibi.com, Dealgoing.com, Gramedia.com, Kaskus.us, Multiply.com, Plasa.com, Tokobagus.com dan Tokopedia.com serta anggota asosiasi ini akan bertambah lagi kedepannya.

7 alasan kuat Anda harus memiliki Website hari ini juga:

1.       Memperluas Pangsa Pasar Bisnis Anda

2.       Dapat dikunjungi sepanjang waktu (24 Jam)

3.       Meningkatkan Kredibilitas Usaha Anda

4.       Biaya Promosi Jauh Lebih Murah

5.       Menyajikan Informasi Lebih Lengkap Dan Akurat

6.       Riset data pemasaran yang aktual dan murah

7.       Membangun komunikasi pelanggan lebih efektif

Ada beberapa keunggulan dalam berbelanja di e-commerce :

1.     Tidak memerlukan lagi tenaga ekstra untuk datang ke toko, memilih  barang, ataupun mengantri barang. Karena pengguna hanya membutuhkan laptop, computer, atau tab yang terhubung dengan internet dan mengakses situs belanja daring yang bersangkutan.

2.     Pengguna dapat melihat dan memperbandingkan harga dengan beberapa toko sekaligus dan berkesempatan menemukan promo yang menarik dan menguntungkan. Tentunya hal ini sangat mempermudah pengguna untuk tidak perlu lagi mendatangi satu-satu toko yang produknya ingin dibeli, apalagi dipersulit jika jarak toko tersebut berjauhan.

3.     Kebanyakan e-commerce berbentuk seperti Departemen Store Online atau sering juga disebut Swalayan Online. Artinya kita dapat menemukan berbagai produk di situs ­e-commerce. Mulai dari produk elektronik, kosmetik, fashion, homeware, otomotif, musik, tersedia hanya dalam satu halaman website saja.

4.    Adanya teknologi web 2.0 memungkinkan interactivity, user yang sedang mengunjungi salah satu situs belanja daring, dapat melakukan “obrolan” atau “ chat” dengan customer service langsung pada saat mereka online (live chat). Selain itu, pengguna juga bisa meminggalkan komentar, seperti kritik, saran, ataupun pertanyaan, pada setiap masing-masing produk. Pengguna juga bisa mendapatkan informasi dan pengetahuan dari user lain yang menulsikan komentar di setiap produk yang ingin dibeli. Komentar ini biasanya berkaitan dengan kualitas produk atau pengalaman berbelanja di situs belanja daring tersebut. Dengan begitu, pengguna dapat menimbang-nimbang kualitas dan pelayanan dari situs belanja daring tersebut.

Dibalik beberapa keunggulan dari e-commerce, ada beberapa kelemahan situs online, a.l :

1.      Banyaknya kasus penipuan di media internet yang sedang marak akhir akhir ini, menjadikan belum semua masyarakat menaruh kepercayaan penuh dalam belanja daring. Situs belanja daring mungkin saat ini masih dinikmati untuk kalangan menengah ke atas, dan belum merambah ke level yang di bawahnya. Selain level harga yang belum setara dengan kemampuan ekonomi masyarakat Indonesia secara keseluruhan, rakyat yang minim pengetahuan akan belanja di dunia maya lebih mudah tertipu dengan situs- situs penipuan. Hal ini tentu cukup membahayakan para pengguna.

2.      Tingkat keamanan dalam pembayaran produk online tentu tidak seaman jika anda belanja manual. Ketika ingin mendapatkan produk pada salah satu situs belanja daring, tentunya pengguna harus membuat akun dan mencantumkan beberapa informasi, seperti nama, tanggal lahir, jenis kelamin, dan alamat. Informasi ini dapat disalah gunakan, mengingat cyber crime sudah semakin merajalela. Satu orang yang berbuat jahat dapat dengan mudahnya melakukan ­hack terhadap akun terentu, dan tentunya semakin berbahaya jika salah satu pengguna onlie sudah pernah melakukan transaksi pembayaran.

3.       Tidak semua situs belanja daring menerapkan sistem COD. Kelemahannya adalah pengguna tidak bisa melihat dan menyentuh langsung barang yang diinginkan. Seringkali ketika produk datang, ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan. Pengambilan image produk di toko online memang selalu terlihat lebih menarik, karena efek pencahayaan, editan, dan juga model yang digunakan.

Memasuki dunia global saat ini, situs berbasis E-Commerce semakin marak menjamur. Dunia bisnis versi internet di tanah air pun tidak ketinggalan berkembang , munculnya portal seperti itu dapat dilihat dalam setiap -pekan, namun tidak semua penawaran itu sukses disambut para user. Paradigma yang muncul sekarang ini adalah Customer satisfaction, sehingga perusahaan perlu memberi prioritas hal ini dalam melakukan bisnis.


Terkait

Description: Prospek E-Commerce di Indonesia Dan Dunia Rating: 4.5 Reviewer: Unknown ItemReviewed: Prospek E-Commerce di Indonesia Dan Dunia
Al
Mbah Qopet Updated at: 01.26

0 komentar:

Posting Komentar